catatanarif

Thursday, April 16, 2020

Mengatasi Tombol Shortcut Brightness Tidak Berfungsi

Kali ini saya akan share mengenai solusi jika tombol shortcut untuk setting brightnes atau cahaya pada laptop teman-teman tidak bisa digunakan.
hal ini disebabkan karena driver vga yang belum terinstal atau terupdate melaaluid device mangaer.
disini saya menggunakan laptop ASSUS TUF GAMING FX505 D dan menggunakan windows 10.
disini laptop assus tuf gaming ini tidak dapat diatur kontras cahaya dan brightnessnya melalui shortcut makanya solusinya adalah

1. Buka Device Manager
2. Ke Display Adapter untuk mengetahui kartu grafis (VGA) yang digunakan
3. Klik kanan pada kartu grafis (VGA) yang digunakan dan pilih Update Driver Software
4. Pilih opsi pertama "Search Automatically For Update Driver Software" agar windows 10 dapat secara otomatis mencari driver yang cocok di internet, jangan lupa harus ada koneksi internet.
5. Setelah Selesai di Update lalu Restart PC atau laptopnya. dan jreennnggg shortcut brightness sudah bisa digunakan.

Oke semoga bermanfat...

Wednesday, February 19, 2020

SOLDER TS100 OLED DIGITAL ELEKTRIK


beberapa hatri yang lalu saya membeli solder TS100 di salah satu situs market di internet yaitu shoopee.solder TS100 ini dapat diatur suhunya dari 300-350 derajat celcius dan melalui layar LED yang ada di solder tersebut suhunya dapat terpantau. selain itu solder TS100 ini sangat cepat panas, tidak seperti solder biasa kita harus menunggu beberapa menit sampe solder itu panas sudah bisa digunakan, sedangkan solder TS100 hanya beberapa detik, kalau g' salah kurang dari 1 menit sudah bisa mencapai suhu 300 derajat celcius. jadi kalau mau nyolder tidak perlu menunggu lama soldernya panas.

solder TS100 memiliki banyak jenis mata solder, antara mata solder dan pegangan soldernya dapat di bongkar pasang. untuk mengencangkan mata solder ke pegangan solder menggunakan kunci L dan yang perlu diperhatikan bahwa solder ini membutuhkan tegangan 19 V agar dapat nyala atau beroperasi. saya menggunakan universal charger yang saya beli di toko hypermart di kota saya
berikut ini beberapa gambar SOLDER TS100



dan ini adalah Universal chargernya bisa di set voltnya untuk mendapatkan 19v










Wednesday, February 12, 2020

SOAL SKD TWK TIU DAPET DARI TELEGRAM CPNS


Dalam sistem presidensil, yang menyelenggarakan pemerintahan yang sebenarnya adalah ….
A. Presiden bersama DPR
B. Presiden dan menteri"na
C. Presiden dengan wakil presiden
D. Kepala negara dengan menteri
E. Presiden dengan perdana menteri

Jawaban: B.

Dalam sistem presidensial yang menjalankan sistem pemerintahan adalah presiden dan menteri-menterinya.

Indonesia resmi menjadi anggota PBB ke-60 pada tanggal 28 September 1950 dengan suara bulat dari para negara anggota. Hal tersebut teriadi kurang dari setahun setelah pengakuan kedaulatan oleh Belanda melalui Perjanjian. . .
A. Roem-Royen
B. Konferensi Meja Bundar
C. Perjanjian Renville
D. Perianiian Linggarjati
E. Konferensi Postdam

Jawaban : B
Indonesia resmi menjadi anggota PBB ke-60 pada tanggal 28 September 1950 dengan suara bulat dari para negara anggota. Hal tersebut terjadi kurang dari setahun setelah pengakuan kedaulatan oleh Belanda melalui
Konferensi Meja Bundar. Indonesia dan PBB memiliki keterikatan sejarah yang kuat mengingat kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan pada tahun 1945, tahun yang sama ketika PBB didirikan dan sejak tahun itu pula PBB secara konsisten mendukung Indonesia untuk menjadi negara yang merdeka, berdaulat, dan mandiri.

Radikalisme merupakan salah satu ancaman serius terhadap nilai-nilai luhur Pancasila. Ancaman radikalisme ini bisa diminimalisir salah satunya dalam bidang pendidikan yaitu dengan cara . . .
A. Penambahan jam pelajaran pendidikan pancasila
B. Pendidikan pancasila dijadikan tanggung jawab guru dan siswa
C. Pendidikan pancasila sebagai sarana untuk membentuk wawasan bangsa dan karakter
D. Perlunya perubahan gaya pembelajaran pendidikan pancasila
E. Pendidikan pancasila dijadikan dasar dan sumber pembelajaran

Jawaban : C
Pendidikan pancasila memiliki tujuan untuk membangun dan menciptakan karakter warganegara Indonesia yang pluralis, adil dan saling menghargai satu sama lain.


Serry bersekolah di sekolah Internasional. Kurikulum yang diadakan disana sangat jauh berbeda dari sekolah negeri di Indonesia. Setiap hari dia dan teman-teman sekolahnya diwajibkan berbicara menggunakan bahasa Inggris. Sehingga setiap ada kompetisi debat tingkat Nasional Serry akan menjadi juara pertama. Peraturan sekolah Serry ini bertentangan dengan sila..
A. 4
B. 5
C. 3
D. 1
E. 2

Jawaban :C
Penggunaan bahasa Inggris setiap hari ini bertentangan dengan nilai nasionalisme yang wajib menjunjung tinggi bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia.


Politik dinasti Ratu Atut yang terjadi di pemerintah provinsi Banten merupakan salah
satu contoh kondisi yang sangat bertentangan dengan nilai nilai pancasila dan harus
dihilangkan. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada seluruh warga
Negara Indonesia lain yang juga memiliki hak politik (hak untuk memilih dan dipilih)
untuk ikut berpartisipasi secara aktif dalam arena politik praktis di Indonesia.
Menghilangkan politik dinasti merupakan sebuah tindakan yang sesuai dengan Pancasila
khususnya sila ke…
a. Pertama
b. Kedua
c. Ketiga
d. Keempat
e. Kelima

Jawaban :D

Kekuasaan politik dinasti menyalahi nilai demokrasi pada sila ke-4

Perang antar suku yang dilandasi oleh fanatisme yang pernah terjadi dibeberapa daerah di Indonesia yang merugikan masyarakat sekitar bahkan menghilangkan nyawa dan mengancam integritas nasional adalah bentuk pelanggaran terhadap sila bersimbol...
A. Rantai
B. Bintang
C. Padi dan Kapas
D. Pohon Beringin
C. Kepala Banteng

Kalau mengancam integritas berarti hub. Sama sila ke-3. Lambang pohon beringin

Bintang sila ke 1
Rantai sila ke 2
Pohon beringin sila ke 3
Banteng sila ke 4
Padi dan kapas sila ke 5

Jawab : D. Pohon beringin

Bahasa Indonesia merupakan adaptasi dari bahasa Melayu. Bahasa Melayu kerap digunakan di beberapa negara, kecuali ...

A. Singapura
B. Bruney Darussalam
C. Malaysia
D. Thailand
E. Filiphina

Jawab : E. Filiphina

Filiphina tidak menggunakan bahasa Melayu sedangkan Thailand bagian selatan masih kerap menggunakan bahasa Melayu sejak dulu.


Berikut kata yang tidak baku adalah...

A. Antre
B. Aktifitas
C. Telanjur
D. Salat
E. Menyukseskan

Jawab : B. Aktifitas

Harusnya aktivitas dan yang lainnya baku.


Menteri-menteri diberhentikan oleh ...
A. MPR
B. DPR
C. DPD
D. Presiden
E. Hakim

Jawab : D. Presiden

Menyantuni anak yatim adalah perilaku yang mencerminkan sila ke...
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

Jawab : B

Tegas dan nyata serta mengikat dan memaksa bagi setiap orang tanpa kecuali merupakan sanksi norma...
A. Agama
B. Kesopanan
C. Adat
D. Kesusilaan
E. Hukum

Jawab : E
Norma hukum adalah pedoman hidup yang dibuat oleh badan berwenang untuk mengatur manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pancasila sebagai ideologi terbuka mengandung nilai...
A. Praktis
B. Dasar
C. Instrumental
D. Material
E. Vital

Jawab : B
Pancasila sebagai ideologi terbuka mengandung nilai dasar yang bersifat tetap dan akan tetap melekat pada kelangsungan hidup negara. Sehingga apabila mengubah pembukaan UUD 1945 sama halnya dengan membubarkan negara.

Pembukaan UUD 1945 dalam kaitannya dengan HAM adalah..
A. Piagam HAM Indonesia
B. Sumber HAM Indonesia
C. Pedoman pelaksanaan jaminan HAM Indonesia
D. Penjelasan pelaksanaan HAM Indonesia
E. Rumusan pelaksanaan HAM

Jawab : A
Piagam HAM Indonesia berisi tentang hak-hak asasi manusia atau warga negara Indonesia agar dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya pelanggaran - pelanggaran HAM.
Hal ini ada di pembukaan UUD 1945

Pancasila sebagai norma dasar mengandung makna bahwa nilainya bersifat...
A. Fleksibel
B. Normatif
C. Rigid
D. Imperatif
E. Semantik

Jawab: B
Pancasila merupakan seperangkat norma atau kaidah yang membimbing dan menjadi kriteria pencapaian tujuan bangsa Indonesia. Oleh karena itu Pancasila bersifat normatif


Mengunjungi atau menjenguk teman yang sedang sakit adalah salah satu contoh perilaku yang mencerminkan Pancasila sila ke...
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

Jawab: B
Mengunjungi atau menjenguk teman yang sakit adalah salah satu contoh perilaku yang mencerminkan sila kedua.


Berikut ini perilaku yang tidak mencerminkan sila pertama Pancasila, adalah...
A. Menghormati umat agama lain
B. Beribadah dengan khusyuk
C. Mengusir umat yang beda agama dari masyarakat
D. Memberi kesempatan umat agama lain yang sedang merayakan hari besar
E. Bergotong royong membangun tempat peribadatan

Jawab: C

Negara mengatasi segala paham golongan, menghendaki persatuan yang meliputi segenap bangsa Indonesia, merupakan kandungan dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke-….
A. I
B. II
C. III
D. IV
E. Semua salah

JAWABAN: A
Bunyi pembukaan UUD 1945 alinea I, yaitu: “Negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan dasar persatuan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Arti/Kandungan : Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 mengandung pengertian bahwa negara persatuan adalah negara yang melindungi bangsa Indonesia seluruhnya. Jadi, kandungan dalam pokok pikiran I (Pertama) adalah negara mengatasi segala paham golongan, menghendaki persatuan yang meliputi segenap bangsa Indonesia. Dengan demikian, pokok pikiran pertama merupakan penjelmaan sila ketiga Pancasila.

Tujuh orang duduk melingkari api unggun. Berapa banyak cara 7 orang itu duduk melingkari api unggun jika 2 orang tertentu selalu duduk berdampingan...
A. 60
B. 120
C. 240
D. 720
E. 1440

Jawaban C
2! × 5! = 2 × 120 = 240
atau 
P = (6 - 1)! 2!
P = 5!2!
P = 5 x 4 x 3 x 2 x 2 
P = 240 (C)

Ada tiga kelompok siswa yaitu kelompok penggemar bakso 3 orang, kelompok penggemar sate 2 orang, dan penggemar nasi goreng 4 orang. Mereka duduk mengelilingi meja, tetapi setiap kelompok tidak boleh duduk terpisah. Berapa banyak cara mereka duduk melingkari meja tersebut...
A. 288
B. 356
C. 576
D. 650
E. 24

Jawaban : C
Utk yg kelompoknya 4 org = 4! = 24
3 org = 3! = 6
2 org = 2

Posisi meja = x2
Jadi 24x6x2x2 = 576
atau
Mengelilingi meja/melingkar --> permutasi siklis
P = (jumlah kelompok -1)! (Kelompok 1)! (Kelompok 2)! (Kelompok 3)!
P = (3-1)!3!2!4! = 576 (C)


Sebuah kotak terdapat 10 buah bola yang terdiri dari 6 bola berwarna merah dan 4 bola berwarna putih. Jika dari kotak tersebut diambil 2 bola sekaligus, maka peluang terambilnya kedua bola berlainan warna adalah ...
A. 15/45
B. 12/45
C. 10/45
D. 8/15
E. 6/15

Merah dan putih
6/10 × 4/9 = 24/90
Atau
Putih dan merah
4/10 × 6/9 = 24/90

Total 
24/90 + 24/90
= 48/90
= 8/15

Dua warna beda itu bisa merah dan putih atau putih dan merah
Simpelnya:
dan = kali
atau = tambah


Dari sebuah kardus terdapat 10 bola berwarna merah, 7 bola berwarna kuning, dan 3 bola berwarna hitam. Sebuah bola diambil secara acak, ternyata berwarna merah dan tidak dikembalikan. Jika kemudian diambil satu lagi, maka nilai kemungkinan bola tersebut berwarna merah adalah ....
A. 11/20
B. 10/20
C. 10/19
D. 9/20
E. 9/19

Jawaban : E
Jumlah sampel = 10 + 7 + 3 = 20
Karena sudah diambil satu warna merah, maka sampel = 9 + 7 + 3 = 19
Peluang yang terambil warnah merah = 9/19

Sebuah kantong berisi 15 kelereng hitam, 12 kelereng putih, dan 25 kelereng biru. Bila sebuah kelereng diambil secara acak, maka peluang terambilnya kelereng putih adalah ....
A. 1/12
B. 1/10
C. 3/13
D. 1/4
E. 1/2

Jawaban : C
Jumlah sampel = 15 + 12 + 25 = 52
Jumlah kelereng putih = 12
Kemungkinan terambil putih = 12/52 = 3/13 (C)

Dua bus berangkat dari terminal dengan tujuan dan rute yg sama. Bus I berangkat pukul 15.00 dengan kecepatan 60km/jam.
Bus II berangkat pukul 17.30 dengan kecepatan 75km/jam. Pada jam berapakah bus II menyusul bus I...
a. 23.30
b. 00.45
c. 01.30
d. 02.45
e. 03.30

Jawaban : E
= 17.30 - 15.00 = 2,5 jam
s= 60 x 2,5 = 150 km (selisih)

t susul= selisih jarak / (V2-V1)
= 150/ (75-60)
= 10 jam

Bus II menyusul...
17.30 + 10jam
= 03.30 (E)


Adi mengendarai sepeda dari kota A ke kota B dgn kecepatan 18km/jam.
Pada saat yg sama Rama jg mengendarai sepeda dari kota B menuju kota A dgn kecepatan 12km/jam. Jika berangkat pukul 09.00, pada pukul berapa mereka akan bertemu jika jarak kedua kota 90km...
A. 10.15
B. 11.00
C. 11.30
D. 12.00
E. 12.15

Jawaban : D
t= s/ (v1+v2)
= 90/ (18+12)
= 3 (jam)

09.00 + 3jam ... 12:00 (D)

Harga penjualan sebuah pesawat TV Rp. 552.000,00. Jika keuntungan diperoleh 15%, harga pembeliannya adalah ...
A. Rp. 471.200,00
B. Rp. 480.000,00
C. Rp. 500.000,00
D. Rp. 537.000,00
E. Rp. 543.720,00

Keuntungan 15%
Berarti TV terjual 100% + 15% = 115% dari harga beli
115% harga beli = 552.000 
115/100 harga beli = 552.000
Harga beli = 552.000 x 100/115 = 480.000 (B)

Pak Hamid menjual sepeda motor seharga Rp. 10.800.000,00 dengan kerugian 10%. Harga pembelian motor Pak Hamid adalah ....
A. Rp. 9.800.000,00
B. Rp. 11.000.000,00
C. Rp. 11.800.000,00
D. Rp. 11.900.000,00
E. Rp. 12.000.000,00


Di suatu terminal, bus jurusan M berangkat setiap 15 menit, dan bus ke jurusan N setiap 20 menit. Bila pada pukul 11.30 bus jurusan M dan N berangkat bersama - sama, pada pukul berapa lagi kedua bus tersebut akan berangkat bersama-sama untuk kedua kalinya?
A. 11.45
B. 12.15
C. 12.30
D. 13.30
E. 13.45

Harga penjualan sebuah pesawat TV Rp. 552.000,00. Jika keuntungan diperoleh 15%, harga pembeliannya adalah ...
A. Rp. 471.200,00
B. Rp. 480.000,00
C. Rp. 500.000,00
D. Rp. 537.000,00
E. Rp. 543.720,00

Keuntungan 15%
Berarti TV terjual 100% + 15% = 115% dari harga beli
115% harga beli = 552.000 
115/100 harga beli = 552.000
Harga beli = 552.000 x 100/115 = 480.000 (B)


Dalam suatu kelas terdapat 46 siswa. Ada 33 siswa senang pelajaran matematika, 27 siswa senang bahasa Inggris dan 12 siswa yang tidak senang pelajaran matematika atau bahasa Inggris. Banyaknya siswa yang senang pelajaran Matematika dan bahasa Inggris adalah ....
A. 7
B. 11
C. 26
D. 18
E. 20

46 = (Mtk - x) + (Ing - x) + x + 12
46 = 33 - x + 27 - x + x + 12
46 = 72 - x
x = 26 (C)

Seseorang dapat membuat satu meja dengan waktu 20 jam, seorang lagi dapat membuat meja dalam waktu 30 jam, berapa waktu yg diperlukan jika mereka bekerja sama-sama...
A. 11
B. 12
C. 15
D. 17
E. 18

Kecepatan berbanding terbalik dengan waktu
V1 = 1/20
V2 = 1/30
V1 + V2 = 1/20 + 1/30 = 3/60 + 2/60 = 5 /60
Sehingga waktu yg diperlukan adalah 60/5 = 12 jam (B)


12 pekerja dapat menyelesaikan pekerjaan 40 hari. Berapa tambahan pekerja yang dibutuhkan jika ingin pekerjaan selesai dalam 24 hari...
A. 8
B. 10
C. 12
D. 16
E. 20

Lama penyelesaian kerja berbanding terbalik dengan jumlah pekerja, semakin banyak pekerja maka jumlah hari yang dibutuhkan semakin sedikit.. Untuk menyelesaikan soal ini digunakan perbandingan terbalik

12/24 = x /40
1/2 = x/40
2x = 40
X = 20 pekerja
Karena yang ditanya adalah tambahan pekerja, maka
20 - 12 = 8 orang (A)

Tuesday, February 11, 2020

TIU PREDIKSI




1. sebuah bangunan direncanakan dapat diselesaikan dalam 120 hari oleh  orang pekerja untuk diresmikan. setelah dikerjakn selama 90 hari terjadi hujan deras dan petir sehingga pekerja libur selama 10 hari. berapa pekerja harus ditambahkan agar pekerjaan tersebut dapat selesai tepat waktu

a. 20 orang
b. 25 orang
c. 50 orang
d. 75 orang
e. 100 orang



2.  Seekor kambing dapat menghabiskan rumput sebuah lapangan rumput dalam waktu 4 minggu. jika seekor sapi mampu menghabiskan rumput dilapangan yang sama dalam waktu 3 minggu, maka berapa lama rumput akan habis jika kambing dan sapi makan bersama-sama dilapangan tersebut?
a. 7 hari
b. 8 hari
c. 12 hari
d. 18 hari
e. 24 hari


3. linda dan Nopri mengikuti tes penerimaan tes cpns. Linda selesai pada pukul 11.35 WIB dan langsung pulang. Nopri selesai pukul 12.05 wib searah dengan linda. Linda mengendarai sepeda motor dengan kecepatan 60 km/jam dan nopri mengendarai mobil dengan kecepatan 80 km/jam. Nopri akan menyusul linda pada pukul?
a. 12.35 WIB
b. 13.05 WIB
c. 13.35 WIB
d. 14.05 WIB
e. 14.35 WIB


CONTOH SOAL IMBUHAN BAHASA INDONESIA



1.    Pak Warijo sedang menyemir sepatu.
Makna imbuhan meN- pada kata menyemir dalam kalimat tersebut adalah ….

A. Menghasilkan sesuatu
B. Memberi atau membubuhi
C. Melakukan pekerjaan
D. Mengeluarkan atau menampilkan

2.    Pak Rino sedang … barang dagangan di tokonya.

Kata berimbuhan yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang pada kalimat tersebut adalah ….
A. mesurvei
B. memsurvei
C. mensurvei
D. menyurvei

Jawaban: D
Jika ditambahkan pada bentuk dasar yang dimulai dengan fonem /c/, /j/, /s/, bentuk meN- berubah menjadi meny-.
meN- + survei  menyurvei

3.   Penabuh beduk itu terlihat kelelahan.
Makna imbuhan pe- pada kata penabuh dalam kalimat tersebut adalah ….
A. orang atau hal yang dikenai laku
B. alat yang digunakan untuk
C. orang  yang melakukan suatu perbuatan
D. yang memiliki

Jawaban: C
Makna yang sesuai dengan kalimat tersebut adalah orang yang melakukan suatu perbuatan.

4.   Kalimat berikut yang mengandung imbuhan per-/-an yang bermakna tempat melakukan perbuatan adalah ….


A. Perampokan yang terjadi tadi malam menyebabkan kerugian jutaan rupiah.
B. Pelabuhan Tanjung Priuk selalu ramai setiap harinya.
C. Kue pesanan Bu Tanti akan dikirim nanti malam.
D. Di dekat rumahku akan dibangun perumahan yang sangat mewah.

Jawaban: B
Pelabuhan bermakna tempat melakukan perbuatan berlabuh.

5.   Anak-anak terlihat kepanasan saat upacara bendera.
Makna imbuhan ke-/-an pada kata kepanasan dalam kalimat tersebut adalah ….
A. perbuatan yang tidak disengaja
B. terlalu, terlampau,
C. menderita, terkena
D. keadaan yang berhubungan dengan'

Jawaban: C
Makna yang sesuai dengan kalimat tersebut adalah menderita atau terkena panas.

6.   Akhiran -kan pada kalimat di bawah ini yang menyatakan arti 'melakukan sesuatu untuk orang lain' terdapat pada kalimat …
A. Segera ambilkan tas kerja ayah!
B. dengarkan penjelasanku, ya.
C. keluarkan buku-bukumu!
D. tusukkan jarum itu di kain!

Jawaban B menyatakan arti 'sungguh-sungguh. Jawaban C menyatakan arti 'menjadikan'. Jawaban D menyatakan arti 'dengan'.

7.    Agar semakin enak, … susu itu!
Kata berimbuhan yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang pada kalimat tersebut adalah ….
A. gulakan
B. gulai
C. menggulakan
D. gula

Jawaban: B
Kata yang sesuai dengan kalimat tersebut adalah gulai yang bermakna memberikan gula.

8.   Tidak aku sangka, ternyata aku dan dirinya dapat tinggal sekampung sekarang.


Makna imbuhan se- pada kata sekampung dalam kalimat tersebut adalah ….
A. menyatakan arti 'seluruh'
B. menyatakan satu dalam tempat
C. menyatakan saat satu waktu
D. menyatakan sebanyak atau seberapa

Jawaban: B
Makna yang sesuai dengan kalimat tersebut adalah menyatakan satu dalam tempat atau satu kampung.

Sunday, February 2, 2020

CIRI-CIRI KALIMAT EFEKTIF


Pengertian Kalimat Efektif
Kalimat efektif dapat diartikan sebagai susunan kata yang mengikuti kaidah kebahasaan secara baik dan benar. Tentu saja karena kita berbicara tentang bahasa Indonesia, kaidah yang menjadi patokan kalimat efektif dalam bahasan ini adalah kaidah bahasa Indonesia menurut ejaan yang disempurnakan (EYD).

Syarat Kalimat Efektif
Pada dasarnya, ada empat syarat utama sebuah kalimat dapat dikatakan efektif atau tidak.

1. Sesuai EYD

Sebuah kalimat efektif haruslah menggunakan ejaan maupun tanda baca yang tepat. Kata baku pun mesti menjadi perhatian agar tidak sampai kata yang kamu tulis ternyata tidak tepat ejaannya.


2. Sistematis
Sebuah kalimat paling sederhana adalah yang memiliki susunan subjek dan predikat, kemudian ditambahkan dengan objek, pelengkap, hingga keterangan. Sebisa mungkin guna mengefektifkan kalimat, buatlah kalimat yang urutannya tidak memusingkan. Jika memang tidak ada penegasan, subjek dan predikat diharapkan selalu berada di awal kalimat.

3. Tidak Boros dan Bertele-tele
Jangan sampai kalimat yang kalian buat terlalu banyak menghambur-hamburkan kata dan terkesan bertele-tele. Pastikan susunan kalimat yang kalian rumuskan pasti dan ringkas agar orang yang membacanya mudah menangkah gagasan yang kalian tuangkan.

4. Tidak Ambigu
Syarat kalimat efektif yang terakhir, kalimat efektif menjadi sangat penting untuk menghindari pembaca dari multiftafsir. Dengan susunan kata yang ringkas, sistemastis, dan sesuai kaidah kebahasaan; pembaca tidak akan kesulitan mengartikan ide dari kalimat kalian sehingga tidak ada kesan ambigu.

Ciri-ciri Kalimat Efektif
Untuk membuat kalimat efektif tidaklah sulit asalkan sudah memahami ciri-ciri suatu kalimat dikatakan efektif. Berikut ini adalah 5 ciri-ciri sehingga suatu kalimat dapat kita katakan efektif.

1. Kesepadanan Struktur
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah kelengkapan struktur dan penggunaannya. Inilah yang dimaksud dengan kesepadanan struktur. Ada beberapa hal yang menyangkut ciri-ciri yang satu ini.

a. Pastikan kalimat yang dibuat mengandung unsur klausa minimal yang lengkap, yakni subjek dan predikat.
b. Jangan taruh kata depan (preposisi) di depan subjek karena akan mengaburkan pelaku di dalam kalimat tersebut.
Contoh kalimat efektif dan tidak efektif:
Bagi semua peserta diharapkan hadir tepat waktu. (tidak efektif)
Semua peserta diharapkan hadir tepat waktu. (efektif)

c. Hati-hati pada penggunaan konjungsi yang di depan predikat karena membuatnya menjadi perluasan dari subjek.
Contoh:
Dia yang pergi meninggalkan saya. (tidak efektif)
Dia pergi meninggalkan saya. (efektif)

d. Tidak bersubjek ganda, bukan berarti subjek tidak boleh lebih dari satu, namun lebih ke arah menggabungkan subjek yang sama.
Contoh:
Adik demam sehingga adik tidak dapat masuk sekolah. (tidak efektif)
Adik demam sehingga tidak dapat masuk sekolah. (efektif)

2. Kehematan Kata
Karena salah satu syarat kalimat efektif adalah ringkas dan tidak bertele-tele, kalian tidak boleh menyusun kata-kata yang bermakna sama di dalam sebuah kalimat. Ada dua hal yang memungkinkan kalimat membuat kalimat yang boros sehingga tidak efektif. Yang pertama menyangkut kata jamak dan yang kedua mengenai kata-kata bersinonim. Untuk menghindari hal tersebut, berikut ini contoh mengenai kesalahan dalam kata jamak dan sinonim yang menghasilkan kalimat tidak efektif.


Contoh Kata Jamak:
Para siswa-siswi sedang mengerjakan soal ujian masuk perguruan tinggi. (tidak efektif)
Siswa-siswi sedang mengerjakan soal ujian masuk perguruan tinggi. (efektif)

Ketidakefektifan terjadi karena kata para merujuk pada jumlah jamak, sementara siswa-siswi juga mengarah pada jumlah siswa yang lebih dari satu. Jadi, hilangkan salah satu kata yang merujuk pada hal jamak tersebut.

Contoh Kata Sinonim:
Ia masuk ke dalam ruang kelas. (tidak efektif)
Ia masuk ruang kelas.

Ketidakefektifan terjadi karena kata masuk dan frasa ke dalam sama-sama menunjukkan arti yang sama. Namun, kata masuk lebih tepat membentuk kalimat efektif karena sifatnya yang merupakan kata kerja dan dapat menjadi predikat. Sementara itu, jika menggunakan ke dalam dan menghilangkan kata masuk—sehingga menjadi ia ke dalam ruang kelas—kalimat tersebut akan kehilangan predikatnya dan tidak dapat dikatakan kalimat efektif menurut prinsip kesepadanan struktur.

3. Kesejajaran Bentuk
Ciri-ciri yang satu ini menyangkut soal imbuhan dalam kata-kata yang ada di kalimat, sesuai kedudukannya pada kalimat itu. Pada intinya, kalimat efektif haruslah berimbuhan pararel dan konsisten. Jika pada sebuah fungsi digunakan imbuhan me-, selanjutnya imbuhan yang sama digunakan pada fungsi yang sama.

Contoh:
Hal yang mesti diperhatikan soal sampah adalah cara membuang, memilah, dan pengolahannya. (tidak efektif)
Hal yang mesti diperhatikan soal sampah adalah cara membuang, memilah, dan mengolahnya. (efektif)

4. Ketegasan Makna
Tidak selamanya subjek harus diletakkan di awal kalimat, namun memang peletakan subjek seharusnya selalu mendahului predikat. Akan tetapi, dalam beberapa kasus tertentu, kalian bisa saja meletakkan keterangan di awal kalimat untuk memberi efek penegasan. Ini agar pembaca dapat langsung mengerti gagasan utama dari kalimat tersebut. Penegasan kalimat seperti ini biasanya dijumpai pada jenis kalimat perintah, larangan, ataupun anjuran yang umumnya diikuti partikel lah atau pun.

Contoh:
Kamu sapulah lantai rumah agar bersih! (tidak efektif)
Sapulah lantai rumahmu agar bersih! (efektif)

5. Kelogisan Kalimat
Ciri-ciri kalimat efektif terakhir yang amat krusial menyangkut kelogisan kalimat yang kalian buat. Kelogisan berperan penting untuk menghindari kesan ambigu pada kalimat. Karena itu, buatlah kalimat dengan ide yang mudah dimengerti dan masuk akal agar pembaca dapat dengan mudah pula mengerti maksud dari kalimat tersebut.

Contoh:
Kepada Bapak Kepala Sekolah, waktu dan tempat kamu persilakan. (tidak efektif)
Bapak Kepala Sekolah dipersilakan menyampaikan pidatonya sekarang. (efektif)

Cara Menentukan Kesimpulan Paragraf



Soal menentukan simpulan paragraf acapkali muncul dalam soal ujian bahasa Indonesia. Simpulan adalah hasil akhir dari suatu pembahasan masalah dalam paragraf. 

Cara Menentukan Simpulan Paragraf 

Ada beberapa cara untuk menyimpulkan paragraf, yakni.

1. Langsung mengambil kalimat simpulan dalam paragraf
Kalimat simpulan biasa ditandai dengan kata jadi, dengan demikian, oleh sebab itu, oleh karena itu, maka dari itu, dan lain-lain. 

Contoh:
Salah satu jenis cokelat adalah compound chocolate.  Cokelat ini memiliki rasa manis dan harganya juga cukup murah. Selain itu, proses pembuatannya juga termasuk mudah. Jadi, tak heran kalau compound chocolate termasuk cokelat yang sering dan banyak dikonsumsi.

Perhatikan kalimat terakhir paragraf di atas. Kalimat tersebut diawali dengan kata “jadi” yang merupakan kata kunci dalam menentukan simpulan paragraf.
Simpulan paragraf di atas adalah Compound chocolate termasuk cokelat yang sering dan banyak dikonsumsi.

2. Menggabungkan antara kalimat utama dan kalimat simpulan yang biasanya berada di akhir paragraf

Contoh:
Acara tahun baru selalu dirayakan dengan meriah. Acara tahun baru tersebut biasanya diselenggarakan di lapangan terbuka dengan menggelar konser dan menyalakan kembang api. Banyak orang-orang yang datang ke lapangan untuk merayakan tahun baru bersama. Namun, kemeriahan tahun baru tersebut tidak diimbangi dengan kesadaran para pengunjung untuk menjaga kebersihan lapangan. Akibatnya banyak sampah yang tertinggal setelah perayaan tahun baru tersebut.

Kalimat utama paragraf di atas terletak di kalimat pertama, yakni “Acara tahun baru selalu dirayakan dengan meriah”. Sementara itu, kalimat simpulan berada di akhir paragraf, yakni “Akibatnya banyak sampah yang tertinggal setelah perayaan tahun baru tersebut”. Kalimat simpulan dapat dibentuk dari penggabungan dua kalimat tersebut.
Simpulan Paragraf di atas adalah Kemeriahan acara tahun baru mengakibatkan lingkungan kotor karena banyak sampah yang tertinggal.

3. Mencari sebab-akibat atau akibat-sebab dalam sebuah paragraf

Contoh: 
Penggunaan plastik yang semakin marak menjadi masalah lingkungan yang tidak kunjung usai. Plastik adalah bahan anorganik yang tidak ramah lingkungan. Hal ini disebabkan sifat plastik yang tidak mudah hancur dan terurai oleh tanah. Butuh waktu beratus-ratus tahun hingga plastik terurai dalam tanah.

Akibat: Penggunaan plastik yang semakin marak menjadi masalah lingkungan
Sebab: plastik sulit diuraikan oleh tanah
Kalimat simpulan: Penggunaan plastik yang semakin marak menjadi masalah lingkungan karena limbah plastik sulit diuraikan oleh tanah.

4. Jawaban dari ide pokok

Contoh:
Pencemaran akan semakin berbahaya jika sudah ada di dalam tubuh kita, seperti di dalam darah atau rambut. Jika terus menerus terkumpul di tubuh, maka proses pertumbuhan dan perkembangan kita akan terganggu. Selain itu, pembentukan tulang, perkembangan otak, dan saraf pun akan mengalami gangguan.

Ide pokok paragraf di atas adalah “Dampak pencemaran yang masuk ke dalam tubuh. Nah, dari ide pokok tersebut, bisa dibuat pertanyaan: Apa dampak pencemaran yang masuk ke dalam tubuh? 
Jadi, kita dapat memperoleh kalimat simpulan dengan menjawab soal di atas, yakni Dampak pencemaran yang masuk ke dalam tubuh adalah terganggunya pertumbuhan, perkembangan, pembentukan tulang, perkembangan otak, dan saraf.

CIRI-CIRI KATA BAKU



Pengertian kata baku adalah kata yang digunakan dan telah sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang sudah ditentukan. Pengertian kata baku ini merupakan suata kata yang aturan dan ejaan kaidah bahasa Indonesianya sudah benar serta bersumber dari bahasa baku yakni Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).


Biasanya, kata baku digunakan untuk penulisan ataupun pengungkapan kata-kata yang bersifat resmi baik dalam suatu tulisan atau dalam pengungkapan kata. Umumnya, kata baku digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan sebelumnya.

Sedangkan suatu kata dianggap tidak baku apabila kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Tidak bakunya sebuah kata tidak hanya diakibatkan oleh salah penulisan saja, melainkan juga diakibatkan oleh pengucapan yang salah dan juga karena penyusunan suatu kalimat yang tidak tepat.

Umumnya, kata tidak baku sering diucapkan atau muncul dalam percakapan sehari-hari.

Pengertian Kata Tidak Baku
Setelah memahami pengertian kata baku, selanjutnya adalah pengertian kata tidak baku. Pengertian kata tidak baku merupakan kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang telah ditentukan. Umumnya, kata tidak baku sering digunakan dalam percakapan sehari-hari atau dalam bahasa tutur.

Ada berbagai faktor yang mengakibatkan kta-kata tidak baku bisa terucap, di antaranya:
- Yang menggunakan bahasa tidak mengetahui bentuk penulisan dari kata yang dimaksud.
- Yang menggunakan bahasa tidak memperbaiki kesalahan dari pemakaian suatu kata, inilah yang mengakibatkan kata tidak baku selalu muncul.
- Yang menggunakan kata bahasa sudah terpengaruh oleh orang-orang yang terbiasa dengan menggunakan kata tidak baku.
- Orang yang menggunakan bahasa sudah terbiasa memakai kata tidak baku.

Ciri-ciri Kata Baku
- Kata baku tidak dipengaruhi oleh bahasa daerah,
- Kata baku tidak dipengaruhi oleh bahasa asing,
- Pada pemakaian imbuan kata baku ini bersifat eksplisit,
- Baku adalah bahasa percakapan,
- Kata baku digunakan sesuai dengan konteks kalimat,
- Kata baku tidak terkontaminasi atau tidak rancu,
- Kata baku tidak mengandung arti pleonasme,
- Kata baku tidak mengandung hiperkorek.

Ciri-ciri Kata Tidak Baku
- Biasanya digunakan dalam bahasa sehari-hari
- Sudah dipengaruhi oleh bahasa asing atau bahasa daerah
- Sudah dipengaruhi oleh perkembangan zaman
- Bentuknya mudah berubah-ubah
- Memiliki arti yang sama meskipun terkesan berbeda dengan bahasa baku

Contoh kata baku, 
misalnya seperti: aktif, pasif, apotek, efektif, nasihat, karena, foto, biosfer, bus, objek, teknik, daftar dan lain sebagainya.

Contoh kalimatnya: pada hari ini saya akan makan siang di rumah.

Contoh kata tidak baku, 
misalnya seperti: aktip, pasip, efektip, karna, poto, bis, obyek, tekhnik, nasehat, biosfir, dan lain sebagainya.
 Contoh kalimatnya: saya akan makan siang di rumah hari ini.

Ciri-ciri kalimat baku dalam penulisan ataupun ujaran kalimat, diantaranya adalah:

-Tidak Dipengaruhi Bahasa Daerah
Contohnya;  Saya (baku) – Gue (tidak baku)
Tidak Dipengaruhi Bahasa Asing
Contohnya: Klub (baku) – Club (tidak baku)
- Bukan Bahasa Percakapan
Contohnya : Mengapa (baku) – Kenapa (tidak baku)
Tidak (baku) – Enggak (tidak baku)
- Pemakaian Imbuhan Secara Eksplisit
Contohnya : Ia bekerja keras (baku) – ia kerja keras (tidak baku)
- Pemakaian Sesuai dengan Konteks Kalimat
Suka akan (baku)– suka dengan (tidak baku)
Disebabkan oleh (baku) – disebabkan karena (tidak baku)
- Tidak Rancu
Berkali-kali (baku) – berulangkali (tidak baku)
mengesampingkan (baku) – mengenyampingkan (tidak baku)
-Tidak Mengandung Pleonase
Para tamu (baku) – Para tamu-tamu (tidak baku)
Hadirin (baku) – Para hadirin (tidak baku)
-Tidak Mengandung Hiperkorek
Analisis – Analisa (tidak baku)
Apotek- Apotik (tidak baku).


Daftar Kata Baku dan Tidak Baku Sehari-Hari

Atlet (baku) – Atlit (tidak baku) – *selanjutnya mengikuti, kiri baku, kanan tidak baku.
Bus – Bis
Cabai – Cabe
Detergen – Deterjen
Efektif – Efektip
Finis – Finish
Gua – Goa
Hafal – Hapal
Izin – Ijin
Jenderal – Jendral
Kacamata – Kaca mata
Kaus – Kaos
Lubang – Lobang
Miliar – Milyar
Nomor – Nomer
Ojek – Ojeg
Permukinan – Pemukiman
Risiko – Resiko
Rizki – Rejeki
Satai – Sate
Sopir – Supir
Telur – Telor
Unta – Onta
Yogyakarta – Jogjakarta
Zaman – Jaman


NO KATA BAKU KATA TIDAK BAKU (sebelah kiri baku-sebelah kanan tidak baku)
1 Abjad Abjat
2 Akhirat Akherat
3 Aksesori Asesoris
4 Aktif Aktip
5 Akuarium Aquarium
6 Aluminium Almunium
7 Ambulans Ambulan
8 Analisis Analisa
9 Antena Antene
10 Antre Antri
11 Anugerah Anugrah
12 Apotek Apotik
13 Asas Azas
14 Asasi Azasi
15 Atlet Atlit
16 Atmosfer Atmosfir
17 Autopsi Otopsi
18 Balsam Balsem
19 Batalion Batalyon
20 Baterai Batere
21 Becermin Bercermin
22 Besok Esok
23 Blanko Blangko
24 Boks Bok
25 Bosan Bosen
26 Bus Bis
27 Cabai Cabe
28 Capai Capek
29 Cedera Cidera
30 Cendekiawan Cendikiawan
31 Cengkih Cengkeh
32 Cinderamata Cenderamata
33 Cokelat Coklat
34 Daftar Daptar
35 Derajat Derajad
36 Desain Desaign
37 Detail Detil
38 Detergen Deterjen
39 Diagnosis Diagnosa
40 Durian Duren
41 Efektif Efektip
42 Efektivitas Efektifitas
43 Ekosistem Ekosistim
44 Ekspor Eksport
45 Ekstra Extra
46 Ekstrakurikuler Ekstrakulikuler
47 Ekstrem Ekstrim
48 Elite Elit
49 Favorit Pavorit
50 Februari Pebruari
51 Film Filem
52 Finis Finish
53 Formal Formil
54 Foto Photo
55 Fotokopi Photo Copy
56 Fotosintesis Fotosintesa
57 Frekuensi Frekwensi
58 Grup Group
59 Gua Goa
60 Gubuk Gubug
61 Hafal Hapal
62 Hakikat Hakekat
63 Hektare Hektar
64 Hierarki Hirarki
65 Higienis Higenis
66 Hipotesis Hipotesa
67 Ideologi Idiologi
68 Ijazah Ijasah
69 Ikat Iket
70 Impor Import
71 Indra Indera
72 Intelijen Intelejen
73 Interogasi Interograsi
74 Introspeksi Interopeksi
75 Izin Ijin
76 Jadwal Jadual
77 Jenderal Jendral
78 Jeriken Jerigen
79 Junior Yunior
80 Kacamata Kaca Mata
81 Kaidah Kaedah
82 Kanguru Kangguru
83 Kanker Kangker
84 Karena Karna
85 Karier Karir
86 Karisma Kharisma
87 Karismatik Kharismatik
88 Kategori Katagori
89 Kaus Kaos
90 Kemarin Kemaren
91 Kesatria Ksatria
92 Khawatir Kuatir
93 Klub Club
94 Koboi Koboy
95 Komoditas Komoditi
96 Kompleks Komplek
97 Komplet Komplit
98 Konferensi Konperensi
99 Kongres Konggres
100 Konkret Kongkret
101 Koper Kopor
102 Kosakata Kosa Kata
103 Kover Cover
104 Kreatif Kreatip
105 Kreativitas Kreatifitas
106 Kualitas Kwalitas
107 Kuantitas Kwantitas
108 Kuesioner Kuisioner
109 Kuintal Kwintal
110 Kuitansi Kwitansi
111 Kuota Kwota
112 Legalisasi Legalisir
113 Lemari Almari
114 Lembap Lembab
115 Lubang Lobang
116 Majelis Majlis
117 Makhluk Mahluk
118 Manajemen Managemen
119 Manajer Manager
120 Mandek Mandeg
121 Masjid Mesjid
122 Masyhur Mashur
123 Matang Mateng
124 Memerhatikan Memperhatikan
125 Memerintah Memperintah
126 Memerlukan Memperlukan
127 Memesona Mempesona
128 Memopulerkan Mempopulerkan
129 Mengapa Kenapa
130 Mengubah Merubah
131 Menteri Mentri
132 Menyontek Mencontek
133 Menyukseskan Mensukseskan
134 Merek Merk
135 Meterai Materai
136 Metode Metoda
137 Miliar Milyar
138 Modern Moderen
139 Mozaik Mosaik
140 Museum Musium
141 Nafsu Napsu
142 Nahas Naas
143 Nakhoda Nahkoda
144 Napas Nafas
145 Narasumber Nara Sumber
146 Nasihat Nasehat
147 Negeri Negri
148 Nomor Nomer
149 Nonaktif Non Aktif
150 Nonformal Non Formal
151 November Nopember
152 Objek Obyek
153 Objektif Obyektif
154 Ojek Ojeg
155 Olahraga Olah Raga
156 Omzet Omset
157 Orang Tua Orangtua
158 Otomatis Automatis
159 Paham Faham
160 Pasif Pasive
161 Paspor Pasport
162 Pembaruan Pembaharuan
163 Penasihat Penasehat
164 Perajin Pengrajin
165 Pergedel Perkedel
166 Permukiman Pemukiman
167 Persentase Presentase
168 Persentase Prosentase
169 Perusak Pengrusak
170 Petai Pete, Petay
171 Pikir Fikir
172 Praktik Praktek
173 Prancis Perancis
174 Prangko Perangko
175 Proaktif Pro Aktif
176 Provinsi Propinsi
177 Proyek Project
178 Putra Putera
179 Putri Puteri
180 Rabu Rebo
181 Ramai Rame
182 Rapi Rapih
183 Rapi Rapih
184 Realitas Realita
185 Relatif Relative
186 Religius Relijius
187 Respons Respon
188 Restoran Restauran
189 Rezim Rejim
190 Rezim Rejim
191 Risiko Resiko
192 Ritme Ritma
193 Rizki Rejeki, Rezeki
194 Rontgen Ronsen
195 Rubuh Roboh
196 Sahaja Sehaja
197 Saksama Seksama
198 Samudra Samudera
199 Sangsi Sanksi
200 Saraf Syaraf
201 Satai Sate
202 Sekadar Sekedar
203 Sekadar Sekedar
204 Sekretaris Sekertaris
205 Selebritas Selebriti
206 Sentimeter Centimeter
207 Seriawan Sariawan
208 Setrika Seterika
209 Siapa Pun Siapapun
210 Silakan Silahkan
211 Sistem Sistim
212 Sopir Supir
213 Standar Standard
214 Standardisasi Standarisasi
215 Stres Stress
216 Stroberi Strawberi, Strawberry
217 Studi Study
218 Subjek Subyek
219 Sumatra Sumatera
220 Surga Sorga
221 Survei Survey
222 Sutra Sutera
223 Sutra Sutera
224 Syair Sair
225 Takhayul Tahayul
226 Takhta Tahta
227 Tampak Nampak
228 Taoco Tauco
229 Taoge Toge
230 Tarif Tarip
231 Teknik Tekhnik
232 Teknologi Tekhnologi
233 Teladan Tauladan
234 Telanjur Terlanjur
235 Telentang Terlentang
236 Telepon Telpon
237 Telur Telor
238 Tenteram Tentram
239 Tepercaya Terpercaya
240 Terampil Trampil
241 Terima Kasih Terimakasih
242 Tetapi Tapi
243 Tidak Nggak
244 Tim Team
245 Tobat Taubat
246 Toleransi Tolerir
247 Tradisional Tradisionil
248 Transpor Transport
249 Tur Tour
250 Ubah Rubah
251 Unta Onta
252 Urine Urin
253 Utang Hutang
254 Variasi Vareasi
255 Varietas Varitas
256 Verifikasi Veripikasi
257 Video Vidio
258 Vila Villa
259 Volume Volum
260 Wiraswasta Wirausaha
261 Yogyakarta Jogjakarta
262 Yudikatif Yudikatip
263 Zaman Jaman


Wednesday, January 29, 2020

Simulasi TIU paket 4

enam calon pegawai, oni, pade, qomar,rian susi, tati akan diwawancara sesuai urutan sebagai berukut
- qomar akan diwawancara pada urutan keempat atau terakhir
- rian akan diwawancraa setelah oni
- pade akan diwaewancara sebelum womar
- tati akan diwawancara sebelum rian

mana pernyataan berikut yang salah?

a. tati akan diwawancara di urutan keenam
b. susi akan diwawancara di urutan keenam
c. rian akan diwawancara di urutan ketiga
d. qomar akan diwawaancara di urutan keenam
e. oni akan diwawancara di urutan pertama


seorang karyawan setiap tahun menerima tambahan gaji yang besarnya tetap. pada tahun ke 5 ia menerima gaji Rp. 300.000,- dan pada tahun ke 12 menerima gaji Rp. 475.000. pada tahun ke 15 karyawan tersebut menerima gaji sebesar

a. Rp. 725.000,-
b. Rp. 675.000,-
c. Rp. 650.000,-
d. Rp. 550.000,-
e. Rp. 525.000,-


Ketika ayah dan ibu budi menikah masing masing telah memiliki seorang anak. setelah setahun menikah lahirlah budi dan sekarang budi memiii empat orang saudara. pernyataan berikut yang tepat adalah...
a. Budi memiliki 2 adik kandung
b. Budi merupakan anak tertua dalam keluarga
c. Budi tidak mempunyai saudara titi
d. Budi memiliki 4 orang adik
e. Budi adalah anak tunggal dari perkawinan kedua