Tes Psikotes PAPI KOSTICK - catatanarif

Sunday, November 3, 2019

Tes Psikotes PAPI KOSTICK

PAPI Kostick merupakan laporan inventori tes psikologi kepribadian (self report inventory), terdiri dari 90 pasangan pernyataan pendek berhubungan dalam situasi kerja, yang menyangkut 20 aspek kepribadian yang dikelompokkan dalam 7 bidang, yaitu : kepemimpinan (leadership), arah kerja (work direction), aktivitas kerja (work activity), relasi sosial (social nature), gaya bekerja (work style), sifat temperamen (temperament), dan posisi atasan-bawahan (followership). Tes Papi Kostick saat ini sering digunakan dalam lingkup HRD di suatu perusahaan/organisasi. Tes ini merupakan salah satu tes kepribadian yang tercermin dalam tingkah laku yang didasarkan pada kategorisasi. PAPI Kostick mengukur role dan need individu dalam kaitannya dengan situasi kerja. Dengan mempelajari PAPI Kostick, maka kita akan banyak memeroleh informasi mengenai profil individu, baik dari segi tipologi kepribadiannya maupun dalam konteks pekerjaannya.




Norma Alat Tes PAPI Kostick 

1. L = Peran – Pemimpin (Leadership Role)
Skor 5-9 : yaitu tingkat dimana seseorang memproyeksikan dirinya sebagai pemimpin suatu tingkat dimana ia mencoba menggunakan orang lain untuk mencapai tujuannya.
Skor 4-0 : cendurung tidak secara aktif menggunakan orang lain dalam bekerja.

2. P = Kebutuhan – Mengatur Orang Lain (Need to Control Others)
Skor 5-9 : tingkat kebutuhan untuk menerima tanggung jawab orang lain, menjadi orang yang bertanggung jawab.
Skor 4-0 : menurunnya keinginan untuk bertanggung jawab pada pekerjaan dan tindakan orang lain.

3. I = Peran – Membuat Keputusan (Ease in Decision Making)
Skor 0-2 : ragu – menolak mengambil keputusan
Skor 3-4 : berhati-hati membuat keputusan
Skor 5-7 : berhati-hati – lancar dan mudah mengambil keputusan
Skor 8-9 : tidak ragu dalam mengambil keputusan

4. F = Kebutuhan – Membantu Atasan (Need to Support Authority)
Skor 6-9 : bersikap setia dan membantu, kemungkinan bantuannya bersifat politis
Skor 4-5 : setia terhadap perusahaan
Skor 2-3 : mengurus kepentingan sendiri
Skor < 2 : cenderung egois, kemungkinan dapat memberontak

5. W = Kebutuhan Mengikuti Aturan dan Pengawasan (Need for Rules and Supervision)
Skor < 4 : berorientasi pada tujuan, mandiri
Skor 4-5 : kebutuhan akan pengarahan dan harapan yang dirumuskan untuknya
Skor 6-9 : meningkatnya orientasi terhadap tugas dan membutuhkan instruksi yang jelas

6. T = Peran Sibuk (Pace)
Skor < 4 : melakukan segala sesuatu menurut kemauannya sendiri
Skor 4-6 : tergolong aktif secara internal dan mental

7. V = Peran Penuh Semangat (Vigorous Type)
Skor < 5 : cenderung pasif
Skor 5-7 : aktif secara fisik, cenderung sportif

8. R = Peran Orang yang Teoretis (Theoretical Type)
Skor 0-4 : kurang perhatian, bersifat praktis
Skor 5-9 : nilai-nilai penalaran tergolong tinggi

9. D = Peran Bekerja dengan Hal-hal yang Rinci (Interest in Working With Details)
Skor 0-3 : menyadari kebutuhan akan kecermatan, tetapi tidak berminat bekerja detail
Skor 4-9 : minat tinggi untuk bekerja secara detail

10. C = Peran Mengatur (Organized Type)
Skor 0-2 : fleksibel – tidak teratur
Skor 3-5 : teratur, tetapi tidak tergolong fleksibel
Skor 6-9 : keteraturan tinggi cenderung kaku

11. X = Kebutuhan untuk diperhatikan (Need to be Noticed)
Skor < 2 : cenderung pemalu
Skor 2-3 : rendah hati, tulus
Skor 4-5 : memiliki pola perilaku yang unik
Skor 6-9 : membutuhkan perhatian nyata

12. B = Kebutuhan untuk diterima dalam kelompok (Need to Belong to Groups)
Skor 0-3 : selektif
Skor 4-5 : ingin diterima, tetapi tidak mudah dipengaruhi kelompok
Skor 6-9 : ingin disukai dan diakui, mudah dipengaruhi

13. O = Kebutuhan Kedekatan dan Kasih Sayang (Need for Closeness and Affection)
Skor < 3: tidak suka hubungan perorangan
Skor 3-4 : sadar akan hubungan perorangan, tetapi tidak terlalu bergantung
Skor 5-9 : sangat tergantung, butuh penerimaan diri

14. S = Peran Hubungan Sosial (Social Extension)
Skor < 6 : perhatian rendah terhadap hubungan sosial, kurang percaya pada orang lain
Skor 6-9 : kepercayaan tinggi dalam hubungan sosial, senang berinteraksi sosial

15. N = Kebutuhan Menyelesaikan Tugas Secara Mandiri (Need to Finish Task)
Skor < 3 : menunda atau menghindari pekerjaan
Skor 3-4 : berhati-hati atau ragu dalam bekerja
Skor 4-6 : cukup bertanggungjawab pada pekerjaan
Skor 6-9 : tekun, tanggung jawab tinggi

16. A = Kebutuhan Berprestasi (Need to Achieve)
Skor 0-5 : ketidakpastian tujuan, kepuasan dalam suatu pekerjaan, tidak ada usaha lebih
Skor 6-9 : tujuan jelas, kubutuhan sukses dan ambisi tinggi

17. G = Peran Pekerja Keras (Hard Intense Worked)
Skor 3-4 : bekerja untuk kesenangan saja, bukan untuk hasil optimal
Skor 4-7 : kemauan bekerja keras yang tinggi

18. Z = Kebutuhan untuk Berubah (Need for Change)
Skor 0-2 : tidak suka berubah
Skor 3-4 : tidak suka perubahan jika dipaksakan
Skor 5-6 : mudah menyesuaikan diri
Skor 6-7 : membuat perubahan yang selektif, berpikir jauh kedepan
Skor 8-9 : mudah gelisah, frustasi, karena segala sesuatu tidak berjalan fantastis

19. K = Kebutuhan untuk Agresif (Need to be Forceful)
Skor 0-2 : menghindari masalah, menolak untuk mengenali situasi sebagai masalah
Skor 3-4 : suka lingkungan tenang, menghindari konflik
Skor 5 : keras kepala
Skor 6-7 : agresi berhubungan dengan pekerjaan, dorongan semangat bersaing
Skor 8-9 : agresif, cenderung defensif

20. E = Peran Pengendalian Emosi (Emotional Resistant)
Skor < 2 : terbuka, cepat bereaksi, tidak normatif
Skor 2-3 : terbuka
Skor 4-6 : punya pendekatan emosional seimbang, mampu mengendalikan
Skor > 6 : sangat normatif, kebutuhan pengendalian diri yang berlebihan

Instruksi Alat Test

Ada 90 pasang pernyataan, pilihlah salah satu dari setiap pasangan pernyataan tersebut yang Anda anggap paling dekat menggambarkan diri saudara. Bila tidak satupun dari sebuah pasangan pernyataan yang cocok, pilihlah yang saudara anggap benar.

Lingkarilah tanda panah pada setiap pernyataan yang saudara pilih pada lembar jawaban yang tersedia.

Contoh :

a. Saya adalah pekerja keras
b. Saya tidak mudah murung

Dalam hal ini, Anda melingkari tanda anak panah “a” (Horizontal), karena pernyataan “a” merupakan gambaran diri Anda. Tetapi jika pernyataan “b” (diagonal) lebih sesuai dengan diri anda, maka lingkarilah tanda anak panah pada pernyataan “b”.

Kerjakanlah secepat mungkin dan pilihlah hanya satu pernyataan dari tiap pasang

PROSEDUR SKORING

Menghitung skor peran, yaitu dengan menjumlahkan anak panah yang dilingkari, baik yang horizontal maupun vertical sesuai dengan arah tanda panah.

Menuliskan jumlah skor pada masing – masing kotak skor dibawah huruf G, L, I, T, V, S, R, D, C, E yang telah tersedia pada lembar jawab.

Menghitung jumlah skor pada seluruh kotak skor peran secara horizontal, dan jumlah skor harus 45.

Menghitung skor “kebutuhan” yaitu dengan menjumlahkan anak panah yang dilingkari baik yang horizontal maupun yang vertical sesuai dengan arah tanda panah.

Menjumlahkan jumlah skor pada masing – masing kotak dibawah huruf N, A, P, X, B, O, Z, K, F, W yang telah tersedia pada lembar jawaban.

Mengitung jumlah skor pada seluruh kotak skor kebutuhan secara vertical, dan jumlah skor harus 45.

Memindahkan setiap skor pada lembar jawaban ke lembar scoring sesuai dengan setiap huruf pada aspek “peran” dan “kebutuhan” dengan cara melingkari angka di dalam lingkaran.

Membuat garis penghubung antara angka yang satu dengan angka lainnya sehingga terbentuklah sebuah diagram pada lembar psikogram yang telah tersedia..

Comments


EmoticonEmoticon